PEREMPUAN KELUAR RUMAH! BANGUN ORGANISASI dan GERAKAN PEREMPUAN LAWAN PATRIARKI dan KAPITALISME untuk KESETARAAN dan KESEJAHTERAAN

26 Mei 2010


Thailand: Hentikan Pembantaian Rakyat Kaos Merah, Turunkan Abhisit Vejjavija, Pemilu Bebas & Demokratik Segera!


Thursday, May 20, 2010 at 9:50am
Telah lebih dari 35 orang—atau 65 orang sejak bulan April—ditembak tentara, setelah satu minggu Perdana Menteri Vejjavija menyatakan perang terhadap demonstrasi rakyat kaos merah di Thailand. Sebuah parade kekerasan yang kasat mata kita saksikan dan baca di berbagai media cetak nasional dan internasional, atas landasan bahwa rakyat hendak menggulingkan Monarki dan rakyat telah melakukan terorisme. Sebuah alasan yang mengada-ada, ketika puluhan ribu rakyat hanya bersenjatakan kaus, bambu, dan pengeras suara, melakukan serangkaian demonstrasi dan pemogokan menolak monarki dan Perdana Menteri pro monarki, Abhisit Vejjavija, yang ditunjuk sebagai perdana menteri dari kudeta militer tahun 2008.
Atas dasar itulah pemerintah kemudian memotong aliran listrik, air, transmisi radio dan televisi, diantaranya di distrik Rachaprasong, basis pertahanan para demonstran. Mereka, para “teroris” ini, adalah rakyat kecil, kaum perempuan, orang muda, dan anak-anak. Permintaan mereka jelas dan benar: menolak pemerintah yang tidak dipilih oleh rakyat. Tapi jawaban pemerintah anti demokrasi adalah peluru tajam, gas air mata dan tank-tank tempur.

Militansi mobilisasi rakyat kaos merah adalah metode politik penting dari serangkaian perlawanan terhadap monarki yang tidak terjadi sekali ini saja. Mobilisasi tersebut menjadi pelajaran politik dan demokrasi penting buat rakyat Thailand untuk tidak jatuh pada kudeta militer yang kesekian kalinya. Untuk pertama kalinya rakyat biasa: kaum tani, kaum miskin kota, buruh, dan kaum miskin lainnya bergerak menuntut demokrasi di jalan-jalan.

Oleh karena itu kami mendukung perlawanan rakyat kaos merah, dan menyerukan untuk lebih banyak lagi perlawanan dan solidaritas dari rakyat miskin lainnya di Thailand, untuk:
1. Menghancurkan monarki dan menurunkan pemerintah Abhisit Vejjavija;
2. Menuntut diselenggarakannya pemilu bebas dan demokratis di bawah komite penyelenggara pemilu yang independen.
3. Melawan tindakan represi pemerintah Abhisit.

Menyerukan kepada Pemerintah Thailand agar SEGERA hentikan pembantaian rakyat kaos merah; dan kepada PBB serta komunitas internasional untuk menekan pemerintah Thailand menghentikan kekerasan dan menyelenggarakan Pemilu bebas dan demokratik.

Hidup persatuan mobilisasi rakyat!
Hidup perjuangan untuk demokrasi sejati!

Kirimkan protes pada:
Kedutaan Besar Thailand Jl. Imam Bonjol No. 74, Jakarta 10310
Telepon : (021) 390-4052 / 314-7925 / 391-5651
Fax : (021) 310-7469

Turut Bersolidaritas:

Komite Politik Rakyat Miskin – Partai Rakyat Demokratik (KPRM-PRD)
Persatuan Politik Rakyat Miskin (PPRM)
Perempuan Mahardhika
Komite Persiapan –Persatuan Pergerakan Buruh Indonesia (KP-PPBI)
Pusat Perjuangan Mahasiswa untuk Pembebasan Nasional (PEMBEBASAN)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar